Touring Bekasi - Jogja - Bali - Bekasi Bag 1 - eddywustory.com

Musik - Otomotif - Fotografi - Teknologi - Kuliner

Touring Bekasi - Jogja - Bali - Bekasi Bag 1

Touring Bekasi - Jogja - Bali - Bekasi Bag 1

Share This
Ini adalah touring paling jauh yang pernah saya lakukan sampai saat ini, Perjalanan ini seperti bisa tanpa rencana. Kami berangkat bertiga, saya dan Istri serta seorang keponakan saya ikut dalam touring kali ini. Memang kami berencana untuk melakukan perjalanan Ke Bali di libur Lebaran. Tapi setelah melihat Google Maps betapa jauhnya jalur yang harus di tempuh, sedikit menciutkan nyali, apalagi saya sendiri yang harus menyetir PP Bekasi - Bali -Bekasi, sudah kebayang capeknya.

Hari Pertama Bekasi - Jogja
Jalur berangkat Bekasi - Jogjakarta

Hari pertama ini sebenarnya memang tujuan akhirnya adalah Jogja karena saya rasa tidak mungkin bisa mencapai Bali dengan Libur yang sedikit, O ya.. Kami berangkat di Hari H Idul Fitri sehingga ketika masyarakat yang merayakan Lebaran sedang Sholat Ied kami berangkat dari Bekasi jam 7, Sempat Muter-muter mencari SPBU yang buka karena bensin Si Blue tiris, tapi ternyata semuanya buka jam 10, Mau tidak mau akhirnya membeli Pertamax eceran di Cibitung,

Jalanan masih sepi sekali dan ketika masuk tol juga sepi, perjalanan di mulai dari Tol Cikampek, seperti biasa mengarah ke Cipali, Dengan mengandalkan Waze, kami di arahkan keluar di Kertajati dan memotong ke arah Ciamis, memang ada rekan yang dari Sirion Club Indonesia (SIC) yang meminta jangan lewat Pantura karena Brebes masih macet. akhirnya jadilah kami lewat Lingkar Selatan. Enaknya jalur selatan adalah jalanan yang di suguhi pemandangan indah.Walaupun jalanannya cukup kecil dan berkelok-kelok tapi di nikmati saja.

Kami berhenti di isi bensin dan makan siang di salah satu daerah yang saya lupa dimana, perjalanan lewat sini lancar sekali tanpa ada hambatan sama sekali. Jalanan benar-benar kosong hanya sekali-sekali bertemu dengan rombongan yang mau silahturami dengan keluarga.

Jam 5 Kami masuk ke Jojga dan mencari penginapan yang murah meriah dan bisa di masuki 3 orang tanpa extra bed. Penginapan ini lumayan enak karena lega dan kasurnya juga empuk.

Hari ke Dua Jogja -Bali
Jogja - Bali

Bangun pagi sekitar jam 6, kami sebenarnya sudah sepakat akan ke Malang saja karena ke Bali terlalu jauh dari Jogja. Ok ke Malang, Packing dan Gas lagi, sepanjang perjalanan keluar dari Jogja ternyata Istri saya mencari penginapan dan wisata di Malang dan harganya luar biasa mahal. Setelah menimbang-nimbang akhirnya suara bulat untuk Ke Bali, karena setelah di hitung-hitung biayanya Ke Bali lebih murah.

Baru saja keluar dari Kota Jogja, kami sudah di hadang kemacetan di Kawasan Candi Prambanan, tapi tidak begitu lama karena macetnya hanya karena para wisatawan yang ingin berkunjung ke Prambanan.
Hati riang gembira ketika memasuki gerbang Selamat Datang di Provinsi Jawa Timur yang tanpa kami sadari ternyata perjalanan masih puanjang buanget. Kami berhenti makan siang di Jalan Madiun - Mojokerto. makan mi ayam di pinggir jalan karena terlihat ramai sekali warung mi ayamnya.

Begitu masuk ke Mojokerto Kami di hadang macet yang luar biasa. Pikiran kami di hari kedua ini orang-orang masih silahturami dan ternyata prediksi kami salah karena masih banyak yang mudik ke Jawa Timur. Kami bisa lepas dari kemacetan sekitar jam 18,00 dan kami makan di salah satu SPBU di Probolinggo. Ada rumah makan yang bergaya klasik dan makanannya sama sekali tidak enak dan sedikit sekali dan tentunya muahal. Kecewa sekali dengan masakannya, dan ternyata di SPBU yang sama ada posko mudik Indomie. Ini yang di Cari, setelah kecewa dengan makanan tadi, kami pindah ke posko Indomie dan memesan Indomie 2 bungkus, barulah terasa nampol.

Perjalanan di lanjutkan ke kota selanjutnya di Situbondo. Dan lagi-lagi kemacetan sudah menghadang di depan, kapan macet ini akan berakhir ?....Kemacetan berakhir sebelum masuk Kota Situbondo. Kami Masuk ke Kawasan Baluran di Jam 10 malam dan jalanan di Baluran ini sangat jelek, berlubang dimana-mana. kasihan sekali Si Blue terkena lubang terus. apalagi gelap sekali tanpa adanya lampu penerangan. Apabila kamu melewati daerah sini malam hari ada satu tempat yang keren banget, yaitu PLTU Paiton. apabila malam hari canti sekali bangunan ini. sayang sekali kami tidak sempat berfoto di sini. Jam 23.45 Akhirnya sampai juga kami di Pelabuhan Ketapang, alangkah leganya hati ketika melihat Bali sudah di depan mata dan tinggal menyebrang, yang pada akhirnya pikiran itu harus saya hilangkan karena jarak dari Gilimanuk ke Kuta masih 100-an KM lagi.

Isi data dan cek surat-surat di Pelabuhan tidak ada kendala. Kami hanya menunggu sekitar 20 menit untuk akhirnya di bolehkan naik kapal, padahal mata sudah lelah sekali menahan kantuk tapi karena berpikir Bali sedikit lagi sampai mata kembali segar dan kami memutuskan untuk naik ke dek atas.
Karena Bali sudah masuk WITA jam di Smartphone akan otomatis terupdate sesuai dengan Zona waktu. hanya Jam tangan dan jam di mobil yang harus di rubah.

Hanya butuh sekitar 30 Menit untuk sandar di Gilimanuk. Akhirnya sampai juga di Bali, Antri untuk turun dari Kapal dan ketika keluar kembali di periksa surat-surat, dan di tanya ada keperluan ada ke Bali serta mau berapa lama. Tapi semua itu terlewati dengan mudah karena memang Surat-Surat kami lengkap semua.

Jalan setelah keluar dari Gilimanuk sangat cantik dan mulus. tapi karena kami sampai disini dinihari dan minim sekali lampu penerangan jadi tidak bisa menikmati. karena saya sudah tidak kuat lagi menahan kantuk, kami berhenti di SPBU di Blimbingsari untuk tidur karena satelah kami lihat banyak sekali yang berhenti disitu untuk beristirahat.

Hari Ke Tiga - Blimbingsari - Kuta

Karena saya memang tidak bisa tidur lama kalau di mobil jam 5 kami sudah mulai perjalanan menuju Kuta, yang kami tuju adalah Hostel Backpaker yang harganya Rp,100.0000 per orang dengan kamar isi 2 bed yang bertingkat, jadi dalam 1 kamar bisa di isi 4 orang. Harga di atas sudah termasuk sarapan roti, teh dan kopi terserah mau bikin berapa. Perjalanan sangat menyenangkan karena memang alam di Bali yang masih keren banget. Sepanjang jalan pemandangan sangat indah di sebelah kanan adalah pantai dan di sebelah kiri sawah-sawah yang bertingkat. Sampai di Tabanan kami sempat mampir untuk makan dulu. jam 10 sampailah kami di CX Hostel Kuta Raya. Kami pun sepakat untuk tidur dulu jam 4 akan bangun untuk menikmati Sunset di Kuta. OK Semuanya tidur dan alarm di set di jam 4.


Alarm berbunyi tapi belum ada yang terbangun juga mungkin karena kelelahan. Dengan keinginan yang besar untuk menikmati indahnya Sunset kuta, kami pun berjalan kaki menuju Pantai. Disini saya cukup kaget dengan orang-orang Bali yang katanya terkenal dengan sopan santunnya. Karena yang saya lihat disini, Penduduk lokal lebih mengagungkan Wisatawan Mancanegara dan sepertinya Wisatawan Lokal tidak mereka hargai. mohon maaf bila ada yang tidak setuju dengan saya, ini hanya pendapat pribadi saya.

Sampai di Pantai dan Tadaaaahhhhhh !!!! Sunsetnya cakep. Memang baik sekali Tuhan memberikan Sunset yang indah. sesi foto-foto juga tidak ketinggalan di lakukan disini.


Bersambung


No comments:

Post a Comment

Pages