Ikutan Mudik II : Solo - Surabaya - eddywustory.com

Musik - Otomotif - Fotografi - Teknologi - Kuliner

Ikutan Mudik II : Solo - Surabaya

Ikutan Mudik II : Solo - Surabaya

Share This
Hari pertama menginap di red planet hotel solo yang dimana ketika pagi akan check out dan masuk kemobil, jam tangan saya hilang. Saya ingat persis jam tangan saya taruh di laci dashboard M'blue tapi ketika akan berangkat dan ingin memakai jam, sudah tidak ada ditempat. Memang M'blue parkir menggunakan Valet karena parkiran yang penuh sehingga kunci diserahkan kepada Security agar bisa di geser-geser. Selama menggunakan parkir Valet di Hotel, baru kali ini saya mengalami kehilangan dan ini bisa menjadi pelajaran untuk kita semua. 

Setelah bersedih hati karena jam tangan yang sudah berumur hampir 6 Tahun itu lenyap, Kamipun mencari sarapan sebelum masuk tol menuju ke Surabaya. Jatuhlah pilihan pada Timlo Solo yang lumayan banyak rekomendasi untuk tempat ini. Kami memesan menu andalan disini yaitu nasi timlo. dengan campuran daging, soun, kaldu rasanya gurih dan cukup enak, tapi menurut saya ada rasa yang kurang. Dimakan dengan ditemani nasi dan tentunya teh hangat membuat sarapan pagi ini begitu nikmat.



Kami tidak begitu lama disini karena memang mau mengejar makan siang di Surabaya karena berdasarkan Waze, Solo - Surabaya hanya membutuhkan waktu sekitar 4 jam saja. 

Skip, perjalanan menuju Surabaya ini cukup lancar hanya terkendala kemacetan sebentar ketika keluar dari tol fungsional di daerah madiun kalau saya tidak salah dan kemudian masuk kembali ke tol.

Sampai Surabaya, kami langsung menuju Hotel Maxone di daerah Jalan Tidar. Kami pun mencari makanan bebek Sinjay yang terkenal dan ternyata ada outletnya persis disamping hotel. Kamipun makan di situ dan memang sambel mangganya luar biasa mantap. Enak banget. Rasa bebeknya juga tidak bau amis, tapi yang disayangkan adalah daging bebeknya sedikit sekali bahkan hanya ada tulang saja. 



Selesai makan kamipun kembali ke hotel untuk beristrhat karena berencana untuk keliling kota Surabaya pada malam harinya.

Rencana untuk keliling pada malam takbiran ini berantakan karena saya sakit. seperti keracunan makanan dimana badan mengigil, buang-buang air dan juga muntah-muntah. Akhirnya saya harus ke UGD RS Siloam di Surabaya untuk mendapatkan perawatan. Dan malam takbiran di habiskan di rumah sakit. Beruntung saya tidak perlu di rawat hanya diberikan suntikan dan diperbolehkan pulang ke Hotel untuk beristirahat.

No comments:

Post a Comment

Pages