Travel Kalimantan I : Naik pesawat 2 kali dan delay karena kabut asap. - eddywustory.com

Musik - Otomotif - Fotografi - Teknologi - Kuliner

Travel Kalimantan I : Naik pesawat 2 kali dan delay karena kabut asap.

Travel Kalimantan I : Naik pesawat 2 kali dan delay karena kabut asap.

Share This
Pada 17 agustus tempo hari. Saya melakukan perjalanan menuju Sungai ayak, yaitu salah satu desa kecil di Kalimantan barat yang apabila menggunakan kendaraan darat dari Pontianak bisa menghabiskan waktu 5-6 jam perjalanan darat. Tadinya rencana akan menggunakan Motor dengan touring dari Pontianak menuju Sungai Ayak, tapi karena satu dan lain hal akhirnya saya memutuskan menggunakan transportasi udara dari Bandara Supadio di Pontianak menuju Bandara Tebelian di Sintang yang merupakan bandara terdekat untuk menuju Sungai Ayak.

Rute darat Pontianak - Sungai Ayak
Dari Sintang Ke Sungai Ayak
Perjalanan dari Jakarta ke Pontianak di tempuh dalam waktu kurang lebih 1 jam 20 menit dengan penerbangan pesawat jet Boeing atau Airbus. Untuk penerbangan dari Pontianak ke Sintang, menggunakan pesawat ATR-72 yang lebih kecil dan waktu tempuh kurang lebih 35 menit. Jadi untuk efisiensi waktu moda transportasi udara ini sangat memangkas waktu tempuh.

Sunrise Indah di atas Garuda Indonesia menuju Pontianak


Skip-skip, Sampai di Pontianak saya langsung keluar Terminal kedatangan dengan rencana ingin sarapan dulu di Kota Pontianak karena saya jam 7 pagi sudah sampai di Pontianak sedangkan penerbangan menuju Sintang masih jam 11 siang. Begitu keluar terminal langsung tercium bau asap pembakaran dan ternyata memang di Pontianak sedang terjadi Kabut asap yang bisa di bilang sudah menjadi jadwal tahunan. Kabut asap ini sangat menggangu sekali karena benar-benar bau menyengat dari asap pembakaran bisa membuat sesak nafas. karena melihat kondisi yang seperti ini, saya memutuskan untuk tidak jadi ke Kota Pontianak dan kembali ke ruang tunggu bandara.

Karena kabut asap juga, penerbangan saya mengalami delay hampir 2 jam, ya sudah terima nasib saja yang penting unsur keselamatan yang di utamakan. Setelah menunggu cukup lama, akhirnya saya bisa naik ke pesawat Nam Air yang akan membawa saya menuju Sintang, Ini adalah pengalaman pertama saya naik pesawat berbadan kecil. cukup deg degan juga. Tiba waktunya Take Off dan ternyata pesawatnya take off dengan mulus dan yang membuat saya suka adalah, pesawat ini terbang hanya di ketinggian 10.000 kaki, sehingga kita bisa menikmati keindahan alam dibawah.



Saya rasa mungkin baru setengah jam diudara, sudah terdengar pengumuman dari pilot kalau pesawat sudah akan mendarat, cepet bener yak. Persiapan semua akhirnya pesawat mendarat dengan mulus di landasan pacu bandara Tebelian yang baru diresmikan ini.

Ini pesawatnya, NAM Air ATR-72
Dari bandara Tebelian saya naik ojek menuju ke Sekadau dahulu untuk beristirahat dan ada hal yang harus di kerjakan, Jarak antara Bandara Tebelian menuju Kota Sekadau sekitar 70 KM dan ditempuh dalam waktu kurang lebih 1 jam melalui jalan darat.

Bandara Tebelian, Sintang


Sepertinya sudah kepanjangan, artikel ini akan saya bagi dalam beberapa artikel, jadi tungguin saja di blog saya.

No comments:

Post a Comment

Pages