Pengalaman Naik Lion Air 737-800 Max, Pray For JT610 - eddywustory.com

Musik - Otomotif - Fotografi - Teknologi - Kuliner

Pengalaman Naik Lion Air 737-800 Max, Pray For JT610

Pengalaman Naik Lion Air 737-800 Max, Pray For JT610

Share This
Lagi-lagi kabar duka menghampiri kita, belum selesai duka gempa dan Tsunami di Palu, kali ini musibah jatuhnya pesawat Lion Air tujuan Jakarta - Pangkal Pinang yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat ketika baru 13 menit mengudara. Mungkin sudah banyak yang menulis mengenai berita ini, tapi kali ini saya ingin berbagi terbang dengan Lion Air dengan jenis pesawat yang sama ketika berkunjung ke Padang, Sumatra Barat beberapa bulan yang lalu dari Jakarta.

Kami memang memilih penerbangan menggunakan Lion Air karena memang kita tahu sendiri harga Lion Air paling murah untuk saat ini. Penerbangan dari Jakarta - Padang menggunakan penerbangan pagi dari Jakarta - Padang, pesawat yang digunakan adalah Boeing 737-800 MAX yang merupakan pesawat yang baru dioperasikan oleh Lion Air jadi hati tenang karena ini adalah pesawat baru. So far so good tidak ada kendala dalam penerbangan pertama, hanya kebiasaan yang tidak bisa di hilangkan oleh Lion Air adalah Delay. jadi penerbangan pagi ini tetap delay, tapi dinikmati saja.



Nah pada penerbangan pulang, menggunakan jenis pesawat yang sama delay hampir 3 atau 4 jam saya lupa karena informasi pesawat dari Jakarta terlambat sampai Padang sehingga semuanya delay. Kondisi memang hujan deras pada sore itu, sempat berfikir untuk pindah penerbangan besok pagi melihat cuaca yang cukup buruk saat ini. Tapi akhirnya pesawatnya mendarat dan sekitar 30 menit kemudian diminta untuk masuk ke pesawat. begitu masuk pesawat dan duduk, memang kabin pesawat cukup pengap dan panas dan Pramugari mengatakan AC akan dingin ketika pesawat mengudara.

Pesawat akhirnya take off tanpa kendala tapi penerbangan pada malam itu turbulensi cukup parah dan saya yang cukup parno naik pesawat cukup jantungan juga. tapi akhirnya sampai juga di Jakarta dengan selamat.

Saya juga pernah menulis pengalaman terbang menggunakan Airbus dari Airasia disini


Inti yang ingin saya sampaikan disini adalah, saat ini begitu banyak analisa yang liar bertebaran dimana-mana, baik di media sosial maupun di media nasional. Ada baiknya biarkan petugas bekerja dulu menganalisa penyebab kecelakaan, melakukan evakuasi korban dulu tidak perlu mengalanisa dari para pengamat karena pada pengamat belum mempunyai data untuk menganalisa.

Tapi yang terpenting, menguatkan saudara-saudara kita yang kehilangan orang-orang tercinta dalam musibah ini, semoga dikuatkan dan ikhlas dalam menghadapi cobain ini, Kami dari eddywustory.com mengucapkan duka yang sedalam-dalamnya.

No comments:

Post a Comment

Pages