Travelling : Surga Kuliner di Kuala Lumpur bernama Jalan Alor Part II - eddywustory.com

Musik - Otomotif - Fotografi - Teknologi - Kuliner

Travelling : Surga Kuliner di Kuala Lumpur bernama Jalan Alor Part II

Travelling : Surga Kuliner di Kuala Lumpur bernama Jalan Alor Part II

Share This
Lanjutan dari artikel sebelumnya, saya masih sangat penasaran dengan Sayap ayam panggang yang memang sangat menjadi primadona disini. Dan memang Tuhan baik, kami mendapatkan meja darurat yang disediakan oleh pramusajinya. Jujur agak khilaf setelah melihat harga-harganya yang murah banget. Kamipun memsan Kepiting Lada Hitam, Sayap Panggang, Kerang dara dan Sate Domba. Banyak banget ya.

Sayap Ayam Panggang
Meskipun tempat ini ramainya luar biasa, tapi kita tidak perlu menunggu lama untuk menikmati pesanan. Pertama datang adalah Kerang Dara, untuk rasa kerang dara standar saja, tapi memang kerangnya sangat segar dan diberikan potongan-potongan jahe diatasnya sehingga menghilangkan bau amisnya. Yang datang kedua adalah Sayap Ayam Panggang yang ditunggu-tunggu. Untuk soal rasa sih biasa saja, tidak ada yang istimewa, rasanya ada asin dan manisnya, tapi yang enak adalah tekstur dagingnya, enak banget. karena memang dia seperti diasap atau dipanggang jauh dari api sampai kering, jadi memang rasa teksturnya sangat enak dan empuk. 

Kerang Dara
Kepiting datang setelahnya, nah bumbu kepiting ini enak selain tentunya kepitingnya yang masih segar juga. Lada Hitamnya sangat meresap dan asin serta manisnya pas. Cocok sekali dengan lidah saya. 

Kepiting Lada Hitam
Sate Dombanya juga cukup empuk serta untuk rasa standar saja.



Disini makananya halal ya, jadi bisa bebas memesan apa saja.

Setelah perut terisi walaupun belum kenyang, kami membayar dan tagihannya dengan makanan sebanyak itu tidak sampai Rp. 300 ribu rupiah dengan makanan sebanyak itu.

Perjalanan pulang kami bertemu dengan pedagang Kambing Guling yang cukup ramai, kamipun tertarik mencobanya. Kami memesan hanya daging tanpa lemak. Sekali lagi kenapa makanan disini enak-enak ya. Daging kambingnya sama sekali tidak berbau dan empuk sekali. Bisa makin gemuk ini kalau begini terus makananya.




Kamipun tobat untuk makan dan kembali ke Hotel untuk istirahat karena esoknya sore kami sudah kembali ke Jakarta serta ingin melakukan explore kembali Kuala Lumpur pada pagi hari.

No comments:

Post a Comment

Pages