Kuliner : Serasa kembali ke masa lalu makan di Pantjoran Tea House Glodok - eddywustory.com

Musik - Otomotif - Fotografi - Teknologi - Kuliner

Kuliner : Serasa kembali ke masa lalu makan di Pantjoran Tea House Glodok

Kuliner : Serasa kembali ke masa lalu makan di Pantjoran Tea House Glodok

Share This
Pantjoran Tea House yang berada di kawasan Glodok ini memang membuat kita seakan kembali kemasa lalu karena dengan desain bangunan yang mencirikan tempo dulu dan dengan bangung yang juga merupakan bangunan yang sudah berumur ratusan tahun semakin menguatkan kesan jadulnya. Pada dasarnya tempat makan ini berada dipinggir jalan besar dan hanya sepelemparan batu dari pusat perbelanjaan Glodok, Ikuti saja google maps maka teman-teman akan langsung diarahkan ke tempat ini.
Mie Goreng Kucai
Sesampa disini kami disambut dengan pintu ciri khas China yang cantik banget. setelah masuk dan kami memilih dilantai 2 karena lebih luas dan ingin menikmati bangunan tua ini.



Menunya ternyata cukup banyak, dan bentuk buku menunya dibuat seperti koran yang cukup menambahkan kesan jadulnya. Ornamen-ornamen yang ada disini juga sepertinya sudah berumur semua dan di bagian dinding juga di tempelkan sejarah mengenai tempat ini dan sejarah teh, jadi seperti makan dimuseum ya.

Suasana Restoran
OK, Kita lanjut ke makanan saja, Kami memesan Kailan 2 musim, Tahu lada garam dan Mi goreng Kucai dan semuanya porsi Small.

Makanan datang dan kita akan diberikan acar dan kacang tanah goreng sebagai pelangkap. Pertama datang adalah Kailan 2 musim, akhirnya saya tahu mengapa dinamakan Kailan 2 musim, karena bagian daunnya di goreng kering hampir seperti kerupuk dan ini mencerminkan musim panas dan bagian batangnya dibiarkan berair/sedikit basah seperti pada musim hujan. Soal Rasa, baru kali ini saya merasakan rasa kailan seperti ini, enak banget. Selain mungkin karena sayuran yang digunakan masih segar, cara masak dan bumbunya juga enak, apalagi bagian daun yang seperti kerupuk itu. 

Kailan 2 Musim
Makanan kedua adalah Tahu lada garam, jadi tahunya dibungkus dulu dengan semacam tepung baru kemudian digoreng, untuk rasa tepungnya sepertinya tidak diberikan perasa sama sekali, tapi yang istimewa adalah tahu nya, lembut sekali. Sudah sangat jarang menemukan tahu yang selembut ini. Mungkin menurut saya di bungkus dengan tepung agar tahu tidak hancur ketika digoreng dan ketika digigit seperti meleleh dimulut.

Tahu Lada Garam
Makanan terakhir adalah Mie Goreng Kucai, Ini juara sih. Tekstur mie nya tetap ada dan enak ketika dimakan, sedangkan rasanya juga pas, ada rasa asin, manis dan aroma kucainya menambah enak mie ini. Selain itu bahan seafood yang digunakan juga segar contoh adalah udang yang digunakan.

Mi Goreng Kucai
Saya semakin menyukai tempat ini karena makananya 100 % free MSG. 

Buat teman-teman yang ingin rombongan kesini juga cocok sekali karena dia menyediakan porsi Large yang bener-bener Large ya, karena disamping kami ada bule yang memesan Kailan 2 musim dengan porsi Large dan memang banyak banget sampai dia kaget melihat porsinya. Bisa dimakan orang se metro mini kayaknya.

Overall, Restoran ini sangat saya rekomendasikan untuk dikunjungi, cuma yang jadi masalah adalah parkiran mobil yang agak sedikit susah dan harus extra tenaga untuk menemukan parkiran, atau kalau memang kuat jalan kaki, mobil bisa diparkir dipusat perbelanjaan Glodok.

Alamat :
Jl. Pancoran Raya No.4-6 Glodok Tamansari 9, RT.9/RW.5, 5, Pinangsia, Tamansari, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11120

No comments:

Post a Comment

Pages