Hari I : Touring Kalimantan Barat - Menuju Jembatan Terpanjang di Kalimantan Barat - eddywustory.com

Musik - Otomotif - Fotografi - Teknologi - Kuliner

Hari I : Touring Kalimantan Barat - Menuju Jembatan Terpanjang di Kalimantan Barat

Hari I : Touring Kalimantan Barat - Menuju Jembatan Terpanjang di Kalimantan Barat

Share This

 

Pada akhir bulan maret dan awal april 2022, saya berkesempatan untuk merasakan aspal Kalimantan Barat karena memang ada agenda untuk pulang ke Rumah. Rumah masa kecilku yang sekarang sudah ditinggalkan kosong begitu saja karena semua saudaraku sudah merantau ke Bekasi, sehingga ketika orang tuaku meninggal maka rumah tersebut dibiarkan kosong begitu saja. Kepulanganku juga dalam rangka Ceng Beng yang dimana adalah hari dimana ada sembayangan kuburan bagi masyarakat Tionghua sepertiku.

 

Kepulangan ini sebenarnya penuh drama dan ketidakpastiaan, dikarenakan satu dan lain hal, sebenarnya kepulanganku ini sempat tidak jadi dan aku merencanakan touring ke Bromo karena memang cuti sudah didapat, jadi sayang kalau tidak digunakan bukan ? hehehe. 

Tapi semua rencana berubah ketika akhirnya aku jadi terbang ke Pontianak untuk event Ceng Beng karena orang tuaku dimakamkan di Kalimantan, jadi minimal setahun sekali akan ada anak beliau yang pulang untuk sembayang.

Singkat cerita akhinya tibalah hari keberangkatan. Dari Jakarta aku menggunakan maskapai Airasia, sebuah maskapai yang sangat aku sukai karena pesawatnya menggunakan Airbus yang lebih enak ketika take off maupun landing. 

Penerbangan pagi ini cukup tenang, ketika take off dan landing juga sangat halus sekali. Setelah 1 jam setengah berada dalam penerbangan ini, sampailah saya di Kota Khatulistiwa, Pontianak. 

Sesampai di Pontianak, saya di jemput oleh Bang Fahrozi, yang dimana saya sudah menyewa motor Yamaha Aerox 155 yang akan saya gunakan dalam touring kali ini. Rute yang akan saya tempuh dalam touring Kalimantan ini adalah Pontianak - Sintang - Sungai Ayak - Pontianak - Singkawang - Pontianak. Apabila melihat dari jalur ini, sebenarnya cukup jauh perjalanan yang akan saya tempuh. Tapi memang uda dasarnya hobby motoran ya, touring kali ini sangat di nikmati.

Total perjalanan yang akan saya tempuh dalam 4 hari ini kurang lebih 940 KM. Pada hari pertama rute kita adalah menuju Kabupaten Sintang yang berjarak 321 KM dari kota pontianak dan bisa ditempuh dalam waktu 6-7 jam perjalanan. Tapi sebelum itu kita akan mampir ke Jembatan terpanjang yang berada di Kalimantan Barat yang berada di Tayan.

Jam 10.00 WIB, setelah sarapan dirumah bang Fahrozi, saya mulai gas bersama Aerox yang akan menemani perjalanan saya selama 4 hari kedepan. Motor ini saya sewa seharga Rp. 500.000 untuk 4 hari. 

PR pertama motor ini adalah spionnya yang kendor, jadi aku harus mencari bengkel dahulu untuk meminjam kunci L untuk mengencangkan spion tersebut. PR selanjutnya adalah mencari Bensin, karena ketika aku terima, bensinnya sudah berkedip-kedip sehingga takut sekali baru berjalan beberapa KM masa sudah mendorong motor karena kehabisan bensin. hahahaha

Aku akhirnya menemukan pom bensin ketika mulai mengarah keluar dari Kota Pontianak dan untuk bengkel aku meminjam kunci L disalah satu bengkel yang berada di Sungai Ambawang.

Perjalananpun berlanjut dengan menyusuri jalan Trans Kalimantan yang mulus dan lebar ini. Aspal jalan Trans Kalimantan ini memang sudah sangat enak banget untuk riding. Begitu keluar dari Kota Pontianak, kita masih akan menemukan jalanan yang lurus dan rata saja, tidak ada tikungan tajam ataupun turun naik. Tapi begitu kita sudah sampai didaerah yang aku sendiri tidak begitu tahu namanya, jalanan menjadi turun naik dengan tikungan yang seru banget, apalagi aspal yang mulus juga, kalau Oppa dibawa kesini pasti enak banget. Btw Oppa adalah nama motorku yang ada di Rumah yaitu Yamaha MT25.

Jam 12.00 WIB, aku sampai di Simpang Batu Ampar yang dimana ini merupakan percabangan antara menuju ke Sintang, Putusibau dengan menuju ke Kalteng dan Kalimantan lainnya. Karena aku ingin mengunjungi Jembatan Tayan terlebih dahulu, maka aku mengambil arah ke Kalimantan Tengah dahulu, karena Jarak jembatan itu dari Simpang ini tidak begitu jauh.




Perjalanan dari Simpang Baru Ampar menuju Jembatan Tayan sebenarnya cukup dekat, tinggal belok kanan dan lurus saja, ketika bertemu dengan pertigaan, teman-teman bisa belok kanan, nah dari sini Jembatannya uda kelihatan. Tapi karena disini tidak ada signal seluler sehingga ketika saya mau membuka maps tidak bisa, alhasil saya mengambil jalur lurus dipertigaan tersebut menuju Kota Tayan. Saya ketika masuk Kota Tayan masih belum sadar kalau salah arah, tapi semakin berjalan akhirnya saya merasa salah jalan dan berhenti untuk bertanya ke penjual ayam bakar.

Edw : "Pak, permisi, Jembatan Tayan lurus ya ?"

PAB (Penjual Ayam Bakar) : "Wah, salah bang. tadi pertigaan belok kanan"

Edw :"Waduh" sambil nepok helm

Edw : "Makasih pak"

Alhasil putar baliklah saya sesuai dengan arahan dari PAB itu, ketemu pertigaan belok kiri dan tadaaaaa jembatan Tayan berdiri dengan gagahnya melintasi Sungai Kapuas. Jembatan ini totalnya 1.440 Meter. uniknya jembatan ini adalah ditengah-tengah jembatan ada pulau kecil yang cukup indah dan bisa menjadi tempat nongkrong untuk sore dan malam hari sambil menikmati indahnya sungai kapuas, Tapi sayangnya karena waktu saya yang terbatas, sayapun harus kembali melanjutkan perjalanan menuju Kota Sintang, dimana malam ini saya akan menginap.

Perjalanan ke Sintang saya lanjutkan dengan melewati Sosok, Sosok adalah kota dimana disini terdapat pertigaan yang akan menuju Entikong, perbatasan Indonesia - Malaysia. Bagi teman-teman yang ingin menuju Malaysia via darat, bisa menggunakan rute ini. Nah setelah melewati Sosok, maka saya memasuki Kota Sanggau yang menurut saya merupakan salah satu kota yang nyaman untuk disinggahi dan mungkin untuk menetap ya, karena kotanya tenang dan cukup sejuk untuk ukuran kota di kalimantan.

Selanjutnya selepas Kota Sanggau, saya akan Kabupaten Sekadau, yang dimana sebenarnya saya akan rest di Sekadau, tapi di Sekadau ditidak ada Hotel yang menurut saya nyaman untuk istirahat, jadi akhirnya cari-cari Hotel yang menurut saya nyaman, dapat di Kota Sintang dimana masih harus menempuh perjalanan kurang lebih 1 jam lagi. 

Sekitar jam 6 sore, saya sampai di Kota Sintang dan langsung menuju Hotel untuk check in dan beristirahat. Perjalanan ini seru banget karena sekarang jalan Trans Kalimantan sudah mulus banget, Aerox bisa saya pacu di kecepatan konstan 90-100 kmpj. 

Saya pun makan malam dan beristirahat dihotel karena besok akan melanjutkan perjalanan menuju Sungai Ayak/kampung halaman saya untuk ziarah.

Jarak : 314 KM

Waktu Tempuh : 6 jam 14 menit


Salam Mutermuter


 



No comments:

Post a Comment

Pages