Hari II : Sintang - Sungai Ayak - Pontianak, Motor Trouble di Tengah Hutan - eddywustory.com

Musik - Otomotif - Fotografi - Teknologi - Kuliner

Hari II : Sintang - Sungai Ayak - Pontianak, Motor Trouble di Tengah Hutan

Hari II : Sintang - Sungai Ayak - Pontianak, Motor Trouble di Tengah Hutan

Share This
Penyebrangan Kapuas dengan kapal kayu

Dihari kedua ini aku akan menuju Sungai Ayak, salah satu kota kecamatan yang berada di pinggir Sungai Kapuas. Kota kecil ini adalah kota kelahiranku dimana aku tinggal dikota ini sampai lulus SMP sebelum melanjutkan pendidikan SMA di Bekasi. Ini adalah moment yang dimana aku sudah cukup lama tidak pulang karena pandemi Covid. 
Pagi ini setelah aku beristirahat cukup pulas di Kota Sintang, sekitar jam 5 aku sudah bangun dan bersiap-siap untuk menuju Sungai Ayak. Perjalanan pagi ini dimulai dulu mampir ke ATM untuk mengambil uang serta mencari sarapan, Padahal ini adalah hari Jumat, 1 April 2022, tapi Kota Sintang tampak sepi sekali pagi ini. Sepanjang jalan aku tidak menemukan sarapan, jadi ya uda bablas saja lah. Aku sempat mampir ke rumah tante dulu untuk sekedar say hallo karena sudah 5 tahun lebih tidak bertemu, tapi aku tidak bisa berlama-lama karena harus kembali memacu si Aerox untuk kembali menggilas aspal Kalimantan.



 Perjalanan aku lanjutkan kembali menyusuri jalanan Kalimantan yang mulus ini. 
Tiba-tiba, "Brakkkkk", terdengar suara kencang sekali dari bagian ban depan Aerox. Seketika itu juga ban depan sudah seperti penyanyi dangdut dengan goyang hebohnya, malah ini di tengah Hutan lagi. hadeuh... "kamu kenapa Aerox ?" tanyaku.
Aku sempat berhenti sebentar untuk mengecek kondisi ban depan dan benar saja, bearing ban depan Aerox pecah broo. akhirnya dengan penuh keyakinan didepan akan ada bengkel, akupun melanjutkan perjalanan dengan pelan-pelan sambil mencari bengkel. Puji Tuhan, hanya berjarak 500 meter, di sebelah kanan aku menemukan keajaiban ada bengkel yang buka. Ku masukkan Aerox ke bengkel dan bertanya apakah bisa di benerin ? dan Puji Tuhan lagi sparepartnya ada, langsung lah di kerjakan oleh sang mekanik handal. 
"petak petok petak petok" selesai lah si Aerox mengganti bearing hanya dengan Rp. 25.000. Murah banget ya ternyata. semoga saja bisa bertahan sampai Pontianak ya. karena perjalananku masih panjang.

Danau Simpi

Setelah Aerox sehat kembali, akupun melanjutkan perjalananku. Sekitar jam 6.30 aku sampai di Sungai Ayak. Di Sungai ayak aku mengunjungi Makam orangtuaku, rumah peninggalan orang tua, dan berkunjung ke danau Simpi yang indah banget teman-teman. Dari Pusat kota/pasar jaraknya hanya sekitar 2 km, tapi memang jalananya masih ada yang berpasir ya, jadi harus hati-hati apabila mengunjungi tempat ini. Tempat ini indah banget, tapi sayangnya karena mungkin belum diurus ya, jadi sampah-sampah berserakan karena tidak adanya tempat sampah sama sekali disini dan kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan masih kurang.

Aku kesini bersama dengan ponakanku yang menggunakan WR155 yang sudah dimodifikasi dengan konsep supermoto, cakep juga ternyata.

Jalan ke Danau Simpi

Setelah dari Danau Simpi ini, akupun kembali ke Sungai Ayak dan makan siang di rumah kerabatku dengan sayur "Engsawi", ini adalah sayur khas kalimantan yang enak banget, memang rasanya agak pahit, tapi apabila di oleh dengan benar, maka rasanya enak banget.

Setelah makan dan mandi, akupun siap-siap karena hari ini aku akan kembali menuju Pontianak dengan menempuh jarak 300 an km dengan waktu tempu kurang lebih 6 jam.

Jalur yang akan aku tempuh sama seperti hari pertama ketika aku dari Pontianak menuju Sintang.
Perjalanan lancar dan sangat enak sekali jalannya, setelah melewati Kota Sekadau, aku berjumpa dengan pemotor yang mengalami kecelakaan dan masih terbaring dijalanan, akhirnya aku dan beberapa pemotor lainnya membantu korban kecelakaan dulu. Korban menggunakan helm half face yang menurutku jauh dari kata safety sehingga ketika jatuh, wajah dan dagu terhantam aspal sehingga mengalami luka yang cukup serius.




Ketika sampai Sosok, saya sudah di hadang hujan yang cukup deras. Hujan terus menemani perjalananku sampai sudah mau masuk Kota Pontianak. Akupun berhenti untuk membuka jas hujan di pinggir jalan. 




Memang ya sehabis gelap terbitlah terang itu benar adanya, ketika hujan sudah reda, aku disambut sunset yang indahhh banget ketika akan masuk ke Kota Pontianak. Jam 6/7 Malam, aku sampai di Hotel di Pontianak. Langsung check in, beli makan di depan hotel yang kebetulan banyak makanan dan beristirahat karena rencananya besok aku akan mengunjungi Singkawang.

Total Jarak : 319
Waktu Temput : 9 jam 38 menit

Salam Mutermuter

No comments:

Post a Comment

Pages